google-site-verification: google crossorigin=’anonymous’ src=’https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-5568982031019778’/> crossorigin=’anonymous’ src=’https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?c
PORTAL LPLH NUSANTARA
Media-Kontrol-Sosial MENU
PORTAL LPLH NUSANTARA Kesenian Budaya Nusantara BAHAGIA MELIHAT BANYAKNYA GENERASI MUDA YANG MAU TERLIBAT UNTUK MELESTARIKAN KESENIAN JARANAN INI.
BAHAGIA MELIHAT BANYAKNYA GENERASI MUDA YANG MAU TERLIBAT UNTUK MELESTARIKAN KESENIAN JARANAN INI.
September 25, 2023 Kesenian Budaya Nusantara
Tontonan sarat Sejarah dan Tidak Membosankan Harus Di Lestarikan.
Jaranan
Lubuklinggau (23/09/2023) – Kesenian jaranan merupakan kesenian tradisional yang telah hidup dan berkembang di masyarakat termasuk di wilayah Kota Lubuklinggau SUMSEL.
Makarti Budoyo 1992 (dok./poto)
Grup Kesenian Jaranan MAKARTI BUDOYO pimpinan BOPO Sumino yang di dirikan sejak Tahun 1992 hingga sekarang masih aktip, hingga turun temurun. Jaranan MAKARTI BUDOYO 1992 yang beralamat Kota Lubuklinggau di Jl. Karya 2 (Talang Jawa) memiliki ciri khas Jaranan versi Kediri atau Jaranan “Thik” versi Samboyo Putro dan Sanjoyo Putro yang berasal dari kediri Jawa Timur.
Pada saat ini, pengembangan seni pertunjukan tradisional sudah dipengaruhi oleh masuknya budaya modern yang memberikan pengaruh pada berbagai unsur pendukung seninya. Walau demikian Kesenian Jaranan MAKARTI BUDOYO 1992 tetap semangat untuk melestarikan budaya leluhur.


Bopo Sumino (dok./poto)
Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepunahan seni budaya tradisional termasuk kesenian jaranan di antaranya semakin berkembangnya kebudayaan atau kesenian populer.
“Melihat kenyataan akan kecanggihan teknologi dan perkembangan budaya masyarakat, perhatian terhadap seni pertunjukan tradisional perlu ditingkatkan.
Dalam perkembangan saat ini, kesenian jaranan mengalami desakralisasi dengan gerakan yang semakin bervariasi, sehingga tidak ada pakem yang pasti. Meski demikian, tontonan yang sarat sejarah masa ini tidak pernah membosankan untuk ditonton masyarakat.
“Ya, dengan menyaksikan kesenian jaranan ini maka kita telah ikut melestarikan kebudayaan tradisional. Kalau bukan kita yang melestarikan warisan leluhur, lantas siapa lagi,”ucap salah satu anggota di kesenian jaranan MAKARTI BUDOYO 1992”
Tarian jaranan khas Kediri merupakan kesenian yang memiliki asal beragam dan sejarah yang panjang. Kesenian ini lahir saat kerajaan Kediri kuno Jatim berdiri, sehingga dapat dikatakan kesenian ini adalah tradisi leluhur dari masyarakat Jatim.
“Di era modern ini masih ada masyarakat yang melestarikan kesenian daerah yang berumur ratusan tahun untuk mengingat sejarah dan asal usul kita. Kita patut berbangga tentang hal ini. Di saat banyak orang melupakannya kita masih berkesempatan untuk mengenalnya.
Kesenian ini menggunakan instrumen berupa anyaman bambu yang dibuat sendiri oleh Bopo Sumino. Bambu dianyam-anyam yang dibentuk sedemikian rupa hingga mirip seperti kuda. Tarian jaranan ini populer di daerah Jatim mulai Ponorogo, Kediri, Tulungagung, Nganjuk, Malang hingga Banyuwangi.
Dalam perkembangannya kesenian ini mengalami desakralisasi dengan bertambahnya variasi musik pengiring seperti dangdut atau campursari.
Karena itu grup Kesenian Jaranan MAKARTI BUDOYO 1992 tetap bersemangat untuk melestarikan kebudayaan bangsa, melestarikan warisan leluhur, kebudayaan adiluhung untuk membangun budaya ini menjadi tuah rumah di negeri sendiri. “Salah satu usaha untuk membuat hal tersebut hidup dan lestari adalah Pemerintah harus mengadakan Festival, karena jaranan merupakan kesenian yang sudah lama berkembang.
(*/Uko_tim MAKARTI BUDOYO 1992)
Facebook Twitter GoogleShare Whatsapp
Share this

Author : PORTAL LPLH NUSANTARA
RELATED POSTS
NEXT
TAMBANG TIMAH ILEGAL TEMBELOK DIKABARKAN KEMBALI BERAKTIVITAS.
PREVIOUS
NEGARA YANG JARANG DIBERITAKAN MEDIA?
FOLLOW US
- Warga Merasa Resah dan Terganggu Dengan Adanya PENAMBANG GALIAN C.
- Leg ke 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Brunei Darussalam Vs Timnas Indonesia di Stadion Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Selasa (17/10/2023) Kembali Menghasilkan Kemenangan Besar Bagi Skuad Garuda.
- Seni Jaranan MAKARTI BUDOYO 1992 feat THE VENUS PLUS Musik Mini Koplo dan Campursari Kembali Tampil Menghibur Warga Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi SUMATERA SELATAN.
POPULAR TAGS
- Berita Warga17
- Internasional5
- Jual Beli Online2
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP4
- KESEHATAN2
- Kesenian Budaya Nusantara4
- Kriminal2
- Lingkungan Hidup10
- LPLH Nusantara5
- Musik1
- Olahraga5
- Pariwisata1
- PENCEMARAN LINGKUNGAN3
- PERISTIWA13
- POLITIK7
- Sejarah Nusantara3
PORTAL LPLH NUSANTARA
Media Kontrol Sosial
MOST TRENDING
- Warga Merasa Resah dan Terganggu Dengan Adanya PENAMBANG GALIAN C.
- Leg ke 2 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Brunei Darussalam Vs Timnas Indonesia di Stadion Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Selasa (17/10/2023) Kembali Menghasilkan Kemenangan Besar Bagi Skuad Garuda.
- Seni Jaranan MAKARTI BUDOYO 1992 feat THE VENUS PLUS Musik Mini Koplo dan Campursari Kembali Tampil Menghibur Warga Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi SUMATERA SELATAN.
- Para Perusahaan PT Sinar Mas Sejahtera (SMS) Perkebunan Sawit di Desa Gunung Kembang Lama, Kecamatan BTS ULU, Kabupaten Musi Rawas SUMSEL di Himbau Agar Jangan Menanami Sawit di Daerah Aliran Sungai (DAS).
- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa di Kelenteng Wiw Teng Bio Vihara MEGA SAKTI Kota Lubuklinggau.
Kabar Utama

Walikota Medan Bobby Nasution Deklarasikan Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Politik Jakarta – Organisasi Barisan Pengusaha Pejuang menggelar deklarasi dukungan terhadap pasangan capres dan cawapres Prabowo Subiant…
TRANSLATE

Pilih BahasaIndonesiaAfrikansAlbaniaAmharaArabArmeniaAssamAymaraAzerbaijanBambaraBasqueBelandaBelarussiaBengaliBhojpuriBosniaBulgariaBurmaCebuanoCekoChichewaChina (Aks. Sederhana)China (Aks. Tradisional)DenmarkDivehiDogriEsperantoEstoniaEweFarsiFinlandiaFrisiaGaeligGaelik SkotlandiaGalisiaGeorgiaGuaraniGujaratiHausaHawaiiHindiHmongIbraniIgboIlocanoInggrisIslanItaliaJawaJepangJermanKannadaKatalaKazakKhmerKinyarwandaKirghizKonkaniKoreaKorsikaKreol HaitiKrioKroatKurdi (Kurmanji)Kurdi (Sorani)LaosLatinLatviaLingalaLituaniaLugandaLuksemburgMagyarMaithiliMakedoniaMalagasiMalayalamMaltaMaoriMarathiMeiteilon (Manipuri)MelayuMizoMongolNepalNorskOdia (Oriya)OromoPashtoPolandiaPortugisPrancisPunjabiQuechuaRumaniaRusiaSamoaSanskertaSepediSerbSesothoShonaSindhiSinhalaSlovakiaSloveniaSomaliSpanyolSundaSwahiliSwenskTagalogTajikTamilTatarTeluguThaiTigrinyaTsongaTurkiTurkmenTwiUkrainaUrduUyghurUzbekVietnamWalesXhosaYiddiYorubaYunaniZulu
Diberdayakan oleh Terjemahan
LABEL
- Berita Warga
- Internasional
- Jual Beli Online
- KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP
- KESEHATAN
- Kesenian Budaya Nusantara
- Kriminal
- Lingkungan Hidup
- LPLH Nusantara
- Musik
- Olahraga
- Pariwisata
- PENCEMARAN LINGKUNGAN
- PERISTIWA
- POLITIK
- Sejarah Nusantara
MEDIA KONTROL SOSIAL
Copyright © 2023 PORTAL LPLH NUSANTARA All Right Reserved
Created by Arlina Design
